Description
Buku “Gugurnya Sehelai Daun” Karya Siswa-Siswa Ekstrakurikuler Pelangi Sastra SMP Negeri 1 Pacitan
Tepat seperti kekhawatiran adikku. Jantungku terasa dihujam godam. Terasa remuk dan hancur berkeping-keping, kala aku melihat beberapa ranting pohon bergetar.
Dedaunan tampak berkibar kala angin berhembus kencang. Datang begitu tiba-tiba. Layaknya tamu tak diundang yang menakutkan. Seperti yang sudah diyakini di kawasan Kucur ini, sehelai daun kamboja terusik, berarti satu nyawa warga Kucur akan melayang!
“Le?!” seru Pak Warsito kaget seraya menatap keris itu. Mata Pak Warsito terbelalak.
“Ini kan, keris bapakmu, Le? Jangan kau bawa lagi! Jangan Le! Sudah tak perlu lagi mengundang burung hitam itu!” lanjut Pak Warsito berat.
***
Antologi cerpen ini, merupakan kumpulan cerpen yang berhasil menjadi nominasi maupun juga sebagai juara baik di tingkat kabupaten maupun nasional.
Hal itu tentu bukan sebatas isapan jempol belaka. Alhasil dari 14 naskah cerpen, sebagian besar telah mampu memenangi even lomba penulisan karya fiksi remaja yang telah digelar oleh lembaga resmi semacam Kemendikbud: FLS2N dan LMCR, Balai Bahasa Jatim, dan Disbudparpora Jatim.
Kehebatan selanjutnya, karya-karya yang telah diakui kualitas nilai sastranya dalam even-even resmi dan berskala nasional itu, sesungguhnya merupakan karya dari anak-anak penulis remaja yang tergabung dalam komunitas Pelangi Sastra, atau secara idenitas formal lebih dikenal sebagai Pengembangan Diri Pelangi Sastra SMP Negeri 1 Pacitan.
Semoga hadirnya karya ini, dapat menjadi wadah pembelajaran dalam menuliskan cerita pendek bagi para pembaca
© Penerbit Rumah Karya









