Description
Pre Order: Mungkin Surat Cinta – Napas Terakhir yang Belum Pergi
“Sebuah Napas Terakhir yang Belum Pergi…”
Buku ini adalah buah karya ketiga dari Imam T. Saptono, seorang syariah banker, konsultan manajemen strategis, pengajar program pascasarjana di Sekolah Bisnis IPB University, dan aktivis filantropi Islam. Sosok yang terbiasa berbicara di ruang-ruang akademik dan korporasi, kini menulis dengan suara hati paling sunyi—sebagai seorang penyintas, sebagai seorang ayah, dan sebagai manusia yang pernah berdiri di ambang kematian.
Lahir dari kontemplasi mendalam pasca peristiwa kritis Covid-19 yang nyaris merenggut nyawanya, buku ini bukan sekadar jurnal penyakit, tetapi pengembaraan spiritual dan intelektual. Ia menelusuri makna virus sebagai makhluk Allah, merefleksikan wajah dunia dari balik ventilator, dan mempertanyakan arsitektur global yang mengatur hidup dan mati manusia hari ini.
Buku ini tidak hanya akan membuat Anda berpikir—tapi juga bersujud.
Karena terkadang, hidayah datang… lewat selang oksigen.







